Skip to content
Mei 3, 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Tiktok
  • Twitter
Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Gerbang Cendrawasih

Primary Menu
  • BERANDA
  • PROFIL
    • Sekilas Pandang
    • Arti Lambang Daerah
    • Sejarah
  • JDIH
  • POTENSI
  • KABUPATEN
    • Kabupaten Nabire
    • Kabupaten Mimika
    • Kabupaten Paniai
    • Kabupaten Deiyai
    • Kabupaten Intanjaya
    • Kabupaten Puncak Jaya
    • Kabupaten Puncak
    • Kabupaten Dogiyai
  • INSTANSI
    • BIRO
      • Biro Hukum
    • DINAS
      • Dinas Perhubungan
      • Dinas Kesehatan P2KB
      • Dinas Kominfo
      • DPMPTSP
      • Dinas Pendidikan
    • BADAN
      • BPPKAD
      • BAPPERIDA
      • BKPSDM
    • SEKRETARIAT
      • MRP
    • INSPEKTORAT
    • RUMAH SAKIT
  • E-GOV APP
    • SIPD PPT
    • RAP OTSUS
    • e-Dalevbang
    • SIKAP OAP
    • SIMPEG
    • TAKAH
    • e-Absensi
    • SIMANJA
    • SAKTI
    • ASiKeMPat
    • SISDA OAP
    • E-OFFICE
  • PPID
  • PUBLIKASI
    • Dokumen Keuangan
    • Peraturan Gubernur
    • Keputusan Gubernur
Live
  • Home
  • 2025
  • Juli
  • 31
  • Wagub Papua Tengah Tegaskan Administrasi Boleh Pisah, Tapi Kita Orang Asli Papua Tetap Satu
  • Pemerintahan

Wagub Papua Tengah Tegaskan Administrasi Boleh Pisah, Tapi Kita Orang Asli Papua Tetap Satu

admin Juli 31, 2025 3 minutes read
IMG_20250731_172310_152_edit_20776362900475

Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si saat menyampaikan sambutan di hotel Horison Diana, Kmais, (31/6/2025) - Foto: HUmas Setda Papua Tengah

Timika – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si menegaskan, walaupun orang asli Papua (OAP) telah dipisahkan lantaran adanya pemekaran daerah entah kabupaten/kota dan provinsi, namun diminta agar OAP tetap bersatu.

“Secara administrasi kita boleh pisah, tapi kita orang asli Papua tetap satu, tidak boleh pisah, harus jaga keutuhan,” kata Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si dijemput tepukan tangan dari para hadirin di hotel Horison Diana Timika, Kamis, (31/7/2025).

Hal itu ditegaskan orang nomor dua di Provinsi Papua Tengah pada pada momentum rapat kerja daerah (Rakorda) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) se Tanah Papua yang dihadiri Dirjen Dukcapil Kemendagri Dr. Teguh Setyabudi, M.Pd, Bupati dan Wakil Bupati Mimika, 48 kepala dinas Dukcapil kabupaten/kota dan enam kepala dinas Dukcapil dari provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.

Baca: https://papuatengahprov.go.id/2025/07/30/sah-dinas-pendidikan-dan-kebudayaan-papua-tengah-sambut-pendirian-universitas-negeri/

Rakorda tersebut mengusung tema “Percepatan Pendataan dan Pengimputah Database OAP serta Digitalisasi Layanan Adminduk untuk Peningkatan Kualitas Layanan Publik di Tanah Papua” yang diselenggarakan oleh Dinas Administrasi Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, Pemberdayaan Masyarakat Dan Kampung Provinsi Papua Tengah bekerja sama dengan pemda Mimika. Sebagai tuan rumah dan atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Wagub Geley menyatakan, pihaknya menyambut baik penyelenggaraan rakorda Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Se–Tanah Papua yang pertama ini, sehingga ia mengucapkan selamat datang di Provinsi Papua Tengah, juga kepada para peserta rakorda (Kepala Dinas Dukcapil Provinsi & Kabupaten Se- Tanah Papua) mengucapkan selamat datang di Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah.

“Berdasarkan tema tersebut, setidaknya ada dua hal yang menjadi fokus kita dalam pelaksanaan rakorda dukcapil se tanah Papua kali ini, yaitu: Pertama, Percepatan Pendataan dan Penginputan Data Base Orang Asli Papua (OAP). Pentingnya pendataan OAP adalah agar tersedia data akurat sebagai dasar kebijakan serta penentuan alokasi Dana Otonomi Khusus di Tanah Papua. Data OAP sangat penting untuk memastikan pembangunan di Tanah Papua agar dapat berjalan adil, inklusif, dan berkelanjutan, serta melindungi hak-hak Orang Asli Papua,” kata Wagub Papua Tengah.

Baca: https://papuatengahprov.go.id/2025/07/30/bertekad-dirikan-universitas-negeri-di-papua-tengah-gubernur-meki-tegaskan-kita-perintis-bukan-pewaris/

Sesuai UU Otonomi Khusus Nomor 21 Tahun 2001 melalui MRP se-Tanah Papua. Berikut adalah data OAP per Provinsi se-Tanah Papua yang telah terinput pada sistem, pertanggal 28 Juli 2025:
1. Papua Tengah : 526.410 jiwa (51,35%)
2. Papua Barat : 94.436 jiwa  (50,01 %)
3. Papua : 269.693 jiwa  (50,01%)
4. Papua Selatan : 45.383  jiwa (50,01 %)
5. Papua Pegunungan  : 8.370 jiwa  (50,01%)
6. Papua Barat Daya  : 25.703 jiwa  (50,01%)

“Saya sampaikan kepada seluruh kepala Dinas Dukcapil dari 48 Kabupaten dan Kota maupun kepala dinas Dukcapil di enam provinsi se tanah Papua bahwa jumlah OAP ini harus didongkrak naik. Mohon mendata secara detail,” ujarnya tegas.

Mantan Wakil Bupati Puncak Jaya ini menegaskan, pencatatan dan penginputan data OAP di Tanah Papua masih perlu ditingkatkan melalui kerja sama seluruh pihak terkait. Data yang valid dan terintegrasi sangat penting sebagai dasar kebijakan afirmatif untuk meningkatkan kesejahteraan Orang Asli Papua di berbagai bidang.

“Hal kedua adalah Digitalisasi Layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Tanah Papua menjadi bagian penting dari transformasi layanan publik menuju era digital. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan jaringan internet, kondisi sosial masyarakat, dan faktor keamanan sehingga pencapaian dokumen Adminduk di Tanah Papua masih rendah dibandingkan provinsi lain,” kata Deinas Geley.

Oleh kare itu, lanjut dia, diperlukan sinergi semua pihak untuk mempercepat pendataan, pemanfaatan teknologi digital, dan pemerataan akses layanan.  Dinas Dukcapil diharapkan terus berkomitmen memberikan layanan yang inklusif melalui upaya jemput bola, termasuk di daerah pesisir dan terpencil, demi memastikan kepastian hukum dan perlindungan identitas bagi seluruh warga di Tanah Papua.

“Saya mengajak kepada seluruh peserta Rakor untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Output/keluaran yang kami harapkan melalui rakorda ini, bisa kita jadikan sebagai langkah konkrit dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat yang ada di Tanah Papua,” katanya. (*)

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Sah! Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah Sambut Pendirian Universitas Negeri
Next: Pemprov Papua Tengah Dorong Ranperdasi Pemekaran 10 OPD Baru di Papua Tengah

Related Stories

IMG-20260309-WA0097
  • Pemerintahan

“Sebagai DOB, Kompetensi ASN Papua Tengah Masih Terbatas dan Harus Terus Dikembangkan”

admin Maret 9, 2026
IMG-20260212-WA0127
  • Pemerintahan

Wagub Papua Tengah Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di Bali

admin Februari 12, 2026
Deinas-Geley-2-1437685438
  • Pemerintahan

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin Dan Loyalitas ASN

admin Januari 19, 2026

Banner Info

Konten Kominfo

Survey pengunjung

Polling Form (#3)

BesucherZaehler.co

You may have missed

IMG-20260502-WA0060
  • Pendidikan

Hardiknas 2026: Tiga Kunci Penguatan Pendidikan Inklusi Versi Gubernur Papua Tengah

admin Mei 2, 2026
MVIMG_20260430_155550
  • Papua Tengah

Pembangunan Harus Berbasis Hasil dan Pro-Rakyat, Tegas Gubernur Papua Tengah Saat Tutup Musrenbang Otsus dan RKPD 2027

admin April 30, 2026
IMG-20260428-WA0042
  • Perencanaan

Musrenbang Otsus Papua Tengah dan RKPD Papua Tengah 2027, Gubernur Meki Paparkan Data dan Filosofi Alam

admin April 28, 2026
IMG-20260425-WA0075-123
  • Keagamaan

Gubernur Papua Tengah Resmikan Pesantren Riyadhul Qur’an, Launching SMP-SMA dan Tekankan Integritas Data

admin April 25, 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Tiktok
  • Twitter
Copyright © Papuatengahprov.go.id 2025 All rights reserved. | MoreNews by AF themes.