Skip to content
Juli 28, 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Tiktok
  • Twitter
Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Gerbang Cendrawasih

Primary Menu
  • BERANDA
  • PROFIL
    • Sekilas Pandang
    • Arti Lambang Daerah
    • Sejarah
  • JDIH
  • POTENSI
  • KABUPATEN
    • Kabupaten Nabire
    • Kabupaten Mimika
    • Kabupaten Paniai
    • Kabupaten Deiyai
    • Kabupaten Intanjaya
    • Kabupaten Puncak Jaya
    • Kabupaten Puncak
    • Kabupaten Dogiyai
  • INSTANSI
    • BIRO
      • Biro Hukum
    • DINAS
      • Dinas Perhubungan
      • Dinas Kesehatan P2KB
      • Dinas Kominfo
      • DPMPTSP
      • Dinas Pendidikan
    • BADAN
      • BPPKAD
      • BAPPERIDA
      • BKPSDM
    • SEKRETARIAT
      • MRP
    • INSPEKTORAT
    • RUMAH SAKIT
  • E-GOV APP
    • SIPD PPT
    • RAP OTSUS
    • e-Dalevbang
    • SIKAP OAP
    • SIMPEG
    • TAKAH
    • e-Absensi
    • SIMANJA
    • SAKTI
    • ASiKeMPat
    • SISDA OAP
    • E-OFFICE
  • PPID
  • PUBLIKASI
    • Dokumen Keuangan
    • Peraturan Gubernur
    • Keputusan Gubernur
Live
  • Home
  • 2026
  • Juni
  • 11
  • SAPA Foundation Lampaui Target: Kursus Bahasa Inggris di 3 Kabupaten Papua Tengah Tembus 980 Siswa
  • Pendidikan

SAPA Foundation Lampaui Target: Kursus Bahasa Inggris di 3 Kabupaten Papua Tengah Tembus 980 Siswa

admin Juni 11, 2026 5 minutes read
IMG-20260609-WA0065

Nabire – Program peningkatan keterampilan Bahasa Inggris yang digagas melalui kerjasama antara Yayasan Syena Ahoro Papua (SAPA Foundation) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Tengah berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Dari rencana awal menjangkau 875 siswa di tiga kabupaten, program ini justru diikuti oleh 980 peserta, menunjukkan antusiasme tinggi dari dunia pendidikan di daerah tersebut.

Program ini telah berhasil menyelesaikan Program Kursus Bahasa Inggris yang berlangsung selama satu bulan di tiga kabupaten, yaitu Nabire, Dogiyai dan Deiyai. Program ini diikuti oleh 980 siswa dari jenjang SD, SMP dan SMA/SMK merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan berbahasa Inggris bagi generasi muda Papua Tengah sebagai bekal menghadapi
perkembangan dunia pendidikan dan persaingan global di masa depan.

Ketua Yayasan Syena Ahoro Papua (SAPA Foundation), Christywella Saroy mengungkapkan rasa syukur atas capaian program yang berhasil melampaui target peserta yang telah ditetapkan.

“Selama satu bulan SAPA Foundation telah melaksanakan program kursus Bahasa Inggris di tiga kabupaten di Papua Tengah, yaitu Nabire, Dogiyai, dan Deiyai. Dari target awal sebanyak 875 siswa, SAPA Foundation berhasil melampaui target dengan menjangkau 980 siswa dari
jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Program ini juga memberi manfaat untuk 21 sekolah dampingan dan memberikan dampak kepada 10 sekolah imbas,” kata Christywella Saroy melalui keterangannya, Kamis, (11/6/2026).

Keberhasilan program ini, lanjut dia, menunjukkan tingginya antusiasme siswa, sekolah, dan masyarakat
terhadap pembelajaran Bahasa Inggris. Oleh karena itu, SAPA Foundation berharap program serupa dapat terus berlanjut dengan durasi yang lebih panjang, yakni sekitar tiga hingga empat bulan, sehingga para siswa memiliki waktu yang lebih memadai untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan SAPA Foundation, diharapkan semakin banyak generasi muda Papua Tengah yang memiliki keterampilan Bahasa Inggris yang baik, sehingga mampu membuka akses terhadap pendidikan, informasi, dan peluang yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.

“Program yang dilaksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris siswa sekolah menengah, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan pendidikan yang lebih tinggi dan persaingan global. Berbagai materi disampaikan secara interaktif, mencakup keterampilan berbicara, mendengar, membaca, dan menulis, serta diperkaya dengan praktik langsung agar lebih mudah dipahami,” katanya.

Sebelum pelaksanaan kursus, SAPA Foundation menyelenggarakan kegiatan Capacity Building
In-House Training for Tutors and Teachers selama tiga hari yang diikuti oleh 16 tutor dan 8
guru. Pelatihan ini bertujuan memperlengkapi para tutor dan guru dengan metode pengajaran
yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh siswa.

Pada akhir pelatihan, para peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan metode yang
telah dipelajari melalui sesi micro-teaching. Setelah menyelesaikan pelatihan, para tutor dan guru kemudian ditempatkan di lokasi pelaksanaan program di Kabupaten Nabire, Dogiyai, dan
Deiyai untuk melaksanakan kegiatan kursus Bahasa Inggris.

Setelah para tutor dan guru ditempatkan di lokasi pelaksanaan program, kegiatan kursus
Bahasa Inggris mulai dilaksanakan di sekolah-sekolah sasaran di Kabupaten Nabire, Dogiyai dan Deiyai. Untuk memastikan kegiatan belajar tidak mengganggu proses pembelajaran
reguler di sekolah, kursus dilaksanakan di luar jam sekolah.
Selama program berlangsung, para siswa mengikuti kelas Bahasa Inggris setiap hari dengan durasi 3–4 jam pelajaran (JP) per pertemuan selama 3–4 minggu.

Melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, siswa diberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dasar Bahasa Inggris mereka, mulai dari penguasaan kosakata, pengucapan, penyusunan kalimat, hingga keterampilan berbicara. Intensitas pertemuan yang tinggi diharapkan mampu membantu siswa lebih cepat memahami dan mempraktikkan
Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Seksi Data dan fasilitasi Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua
Tengah, Medelky Anouw menyampaikan program tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi kebijakan nasional terkait penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah.

“Tahun 2027, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan menjadikan Bahasa Inggris sebagai program wajib dalam kurikulum sekolah sejak tingkat SD.
Untuk menyambut kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menjemput bola
melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan menghadirkan program kursus ini sebagai
landasan awal. Kami percaya bahwa Bahasa Inggris adalah jendela dunia. Anak-anak sekolah perlu dipersiapkan dengan kemampuan Bahasa Inggris agar mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Medelky Anouw.

Sebagai bagian dari evaluasi program, SAPA Foundation juga menyelenggarakan English
Competition di ketiga kabupaten tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur perkembangan kemampuan siswa setelah mengikuti kursus Bahasa Inggris selama satu bulan.

Kompetisi ini diikuti oleh para peserta kursus dan menghadirkan berbagai kategori lomba yang menarik, antara lain Flash Card Race, Spelling Bee, Vocabulary Race, Sentence Building, dan Picture Talk. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diuji kemampuan berbahasa Inggrisnya, tetapi juga didorong untuk lebih percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris secara aktif.

Para peserta program pun menyampaikan tanggapan positif. Mereka merasa mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat dan lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris.

“Dulu saya takut berbicara bahasa Inggris, sekarang jadi lebih berani. Cara mengajarnya juga asyik dan mudah dimengerti,” kata salah seorang siswa peserta dari Nabire.

SAPA Foundation merupakan yayasan yang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kapasitas generasi muda, serta pemberdayaan masyarakat di Tanah Papua melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan (skill and entrepreneurship). (*)

 

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Amankan Data Pemerintah, Pemprov Papua Tengah Perkuat Sistem Siber dan Tingkatkan Kesiapan Aparatur
Next: Pesan Mendalam di Penamatan Siswa Sekolah Genius: Karakter dan Ilmu Kunci Kemajuan Papua Tengah

Related Stories

IMG-20260723-WA0142
  • Pendidikan

Peringatan Hari Anak Nasional: Langkah Besar Papua Tengah Wujudkan Provinsi Layak Anak

admin Juli 24, 2026
IMG_20251021_132731_873
  • Pendidikan

Berangkatkan 317 Mahasiswa, Gubernur Papua Tengah Apresiasi Bupati Elvis Tabuni Atas Program Puncak Cerdas

admin Juni 29, 2026
IMG_20260507_184240
  • Pendidikan

Menanam Masa Depan Papua Tengah, Gubernur Meki: Rp77,851 Miliar Wujudkan Sekolah Gratis 58.920 Siswa

admin Juni 25, 2026

Banner Info

Konten Kominfo

Survey pengunjung

Polling Form (#3)

BesucherZaehler.co

You may have missed

IMG-20260723-WA0142
  • Pendidikan

Peringatan Hari Anak Nasional: Langkah Besar Papua Tengah Wujudkan Provinsi Layak Anak

admin Juli 24, 2026
IMG-20260723-WA0174
  • Pembangunan

Wagub Papua Tengah Tampil Sebagai Pembicara dalam Konferensi Internasional Bahas Tata Kelola SDA

admin Juli 24, 2026
IMG_20260723_124715
  • Pembangunan

Nabire Menjadi Ibu Kota Papua Tengah, Gubernur Meki: Ini Hasil Perjuangan Komarudin Watubun

admin Juli 23, 2026
IMG-20260722-WA0319
  • Papua Tengah

Di Usia ke-4, Papua Tengah Fokus Bangun SDM dan Jaga Persatuan  

admin Juli 23, 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Tiktok
  • Twitter
Copyright © Papuatengahprov.go.id 2025 All rights reserved. | MoreNews by AF themes.