Puncak – Pada hari Senin, (25/05/2026) telah menjadi hari bersejarah yang membuka lembaran baru kemajuan bagi Kabupaten Puncak. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH bersama Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos, M.Si memimpin langsung dua kegiatan strategis sekaligus diantaranya meresmikan Guest House Elvis Tabuni dan meletakkan batu pertama pembangunan kompleks Kantor Bupati serta DPRK Puncak yang berlokasi di Distrik Gome.
Rangkaian acara ini berlangsung meriah, dihadiri jajaran pimpinan daerah, unsur TNI-Polri, tokoh adat, agama, dan ribuan warga yang antusias menyaksikan langkah nyata pembangunan di tanah kelahiran mereka.

Peletakan batu pertama berlangsung di lahan seluas 62 hektare di Distrik Gome. Lahan tersebut akan dibangun Kantor Bupati dan Kantor DPRK Puncak.
Acara dihadiri jajaran Forkopimda yang terdiri dari Ketua MRP Papua Tengah, Kapolda Papua Tengah, Kabinda Papua Tengah, Bupati Paniai, Bupati Deiyai, Bupati Puncak Jaya, perwakilan Kejari Nabire, pejabat kabupaten setempat, DPRK setempat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama serta tamu undangan.

Setelah prosesi groundbreaking, rombongan menuju Guest House Elvis Tabuni. Peresmian dilakukan secara simbolis melalui penekanan tombol sirine, penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, dan penyerahan kunci dari Bupati Puncak Elvis Tabuni kepada Gubernur Meki. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan plakat kepada para bupati dan gubernur yang hadir.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa , SH menyebut Guest House tersebut sebagai tonggak sejarah bagi Kabupaten Puncak. Bahwa bukti nyata komitmen penuh Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memajukan seluruh wilayah Papua Tengah, termasuk Kabupaten Puncak yang memiliki potensi besar, namun masih butuh percepatan pembangunan. Menurutnya, pembangunan fasilitas pemerintahan dan sarana pendukung adalah pondasi utama agar pelayanan publik berjalan baik, cepat dan tepat sasaran.

“Di bawah kepemimpinan pak Elvis (Tabuni), gedung ini bisa berdiri kokoh dan megah. Pemerintah Provinsi juga mendukung penuh pembangunan kantor Bupati Puncak,” ujarnya.
Ia mendorong masyarakat mengembangkan kemandirian ekonomi melalui komoditas kopi dan peternakan babi. Hari ini, lanjut mantan Bupati Paniai ini, pihaknya melakukan dua hal penting yakni meresmikan tempat yang menjadi wajah dan kebanggaan daerah, serta meletakkan dasar tempat kerja kita bersama demi melayani masyarakat.

Guest House Elvis Tabuni diresmikan agar Kabupaten Puncak memiliki tempat yang layak, representatif dan nyaman untuk menyambut tamu, mitra kerja, maupun kegiatan penting. Sementara pembangunan Kantor Bupati dan DPRK baru, adalah langkah agar pemerintahan semakin tertib, terpadu, dan mampu bekerja lebih maksimal demi kesejahteraan warga.
Gedung Guest House Elvis Tabuni yang kini resmi beroperasi, dibangun dengan fasilitas lengkap, tata ruang yang nyaman, dan kualitas bangunan yang kokoh. Gedung ini diharapkan menjadi pusat pertemuan, tempat menginap pejabat negara, serta sarana pendukung kegiatan pemerintahan dan pembangunan. Namanya diambil sebagai penghormatan dan apresiasi atas peran serta kepemimpinan Bupati Elvis Tabuni yang gigih mendorong kemajuan daerah ini.

“Puncak punya tanah subur dan gunung tertinggi di Papua. Potensi kopi harus dikembangkan. Masyarakat juga bisa memelihara babi agar punya penghasilan. Saya berharap masyarakat bekerja dulu baru makan. Itulah firman Tuhan,” katanya.
Gubernur juga mengingatkan agar pembangunan fisik berjalan beriringan dengan penguatan sumber daya manusia dan kerukunan antar umat beragama serta suku.
Bupati Elvis Tabuni menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Papua Tengah. Ia berkomitmen menyekolahkan anak terdampak konflik melalui program asrama dan membuka lapangan kerja bagi anak daerah.

“Guest House yang baru diresmikan ini akan kami kelola untuk meningkatkan pendapatan daerah dan memberi peluang kerja bagi masyarakat Puncak,” kata Elvis.

Kegiatan ditutup dengan dengan pameran pembangunan satu tahun kepemimpinan Bupati Elvis Tabuni dan Wakil Bupati Naftali Akawal. Sebanyak 27 stand OPD Kabupaten Puncak menampilkan hasil pembangunan dan inovasi produk lokal. (*)

