Skip to content
Juli 12, 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Tiktok
  • Twitter
Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Gerbang Cendrawasih

Primary Menu
  • BERANDA
  • PROFIL
    • Sekilas Pandang
    • Arti Lambang Daerah
    • Sejarah
  • JDIH
  • POTENSI
  • KABUPATEN
    • Kabupaten Nabire
    • Kabupaten Mimika
    • Kabupaten Paniai
    • Kabupaten Deiyai
    • Kabupaten Intanjaya
    • Kabupaten Puncak Jaya
    • Kabupaten Puncak
    • Kabupaten Dogiyai
  • INSTANSI
    • BIRO
      • Biro Hukum
    • DINAS
      • Dinas Perhubungan
      • Dinas Kesehatan P2KB
      • Dinas Kominfo
      • DPMPTSP
      • Dinas Pendidikan
    • BADAN
      • BPPKAD
      • BAPPERIDA
      • BKPSDM
    • SEKRETARIAT
      • MRP
    • INSPEKTORAT
    • RUMAH SAKIT
  • E-GOV APP
    • SIPD PPT
    • RAP OTSUS
    • e-Dalevbang
    • SIKAP OAP
    • SIMPEG
    • TAKAH
    • e-Absensi
    • SIMANJA
    • SAKTI
    • ASiKeMPat
    • SISDA OAP
    • E-OFFICE
  • PPID
  • PUBLIKASI
    • Dokumen Keuangan
    • Peraturan Gubernur
    • Keputusan Gubernur
Live
  • Home
  • 2025
  • Oktober
  • 21
  • Komitmen Gubernur Meki Tolong Generasi Papua Tengah, Disdikbud Papua Tengah Rekrut 276 Tenaga Guru
  • Pendidikan

Komitmen Gubernur Meki Tolong Generasi Papua Tengah, Disdikbud Papua Tengah Rekrut 276 Tenaga Guru

admin Oktober 21, 2025 4 minutes read
IMG_20251021_132732_467

Nabire — Komitmen Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Nawipa, SH untuk menyiapkan sumberdaya manusia (SDM) yang handal di masa mendapatang kini makin nampak. Hal itu terbukti dengan program perekrutan guru dengan sebutan nama MAPEGA Daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) se Provinsi Papua Tengah tahun 2025.

Hari ini, Selasa, (21/10/2025) secara resmi Gubernur Meki membuka pembekalan tenaga guru sebanyak 276 orang di ballroom kantor gubernur Papua Tengah. Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa reformasi pendidikan di Papua Tengah harus dimulai dari kejujuran, keberanian dan integritas para pendidik serta pemangku kepentingan pendidikan.

Secara aturan, gubernur tak memiliki kewenangan untuk merekrut tenaga pengajar. Semestinya yang merektur adalah seorang bupati, namun komitmen mewujudkan pendidikan gratis, sekolah sepanjang hari kini makin nyata.

“Guru ini direkrut oleh bupati (secara aturan) bukan direkrut oleh gubernur. Tapi hanya di Papua Tengah saja yang guru-guru direkrut oleh gubernur, kalau tidak ada rotan akarpun jadi untuk kepentingan masa depan generasi penerus,” kata Gubernur Nawipa.

Gubernur mengajak para guru dan sarjana yang berasal dari Papua untuk menjadi agen perubahan dan tidak larut dalam sistem yang korup. Ia pun mengajak seluruh peserta kegiatan untuk menjadi cahaya bagi tanah Papua Tengah.

“Terang itu harus dimulai dari pinggiran, dari gunung, dari pesisir, dari rumah, dari diri sendiri. Kita sendiri yang bisa tolong kita punya orang. Tidak ada orang dari luar yang akan datang selamatkan kita,” ujarnya.

Menurut dia, program Mapega daerah 3T hadir untuk memberantas data pokok pendidikan di setiap satuan sekolah yang berada di provinsi Papua Tengah oleh oknum kepala sekolah hanya karena dana bantuan operasional sekolah (bos). “Ini ada masalah, kita orang Papua jangan ditipu terus menerus. Kita jadi guru untuk bangkitkan pendidikan. Tidak ada orang tanpa sekolah memajukan negeri ini,” katanya..

“Jangan sampai ada yang pikir masuk di program Mapega karena tidak dapat pekerjaan jadi mau cari uang di Mapega, stop dengan hal ini! Kalian jadi guru itu harus komitmen, kejujuran dan integritas,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Plt Kadisdikbud) Provinsi Papua Tengah, Nurhaida Meki Nawipa, SE menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi Gubernur Papua Tengah untuk menghadirkan dan mengembangkan pendidikan di daerah-daerah 3T, yakni terluar, terjauh, dan tertinggal.
‎
‎Menurut Nurhaida, guru-guru yang direkrut sudah disesuaikan dengan distrik asal masing-masing, sehingga tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan tugas di tempat penempatan mereka.
‎
‎ “Setelah pembekalan selesai, kami berharap para guru langsung kembali ke distrik masing-masing dan menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
‎
‎Program ini dirancang untuk berjalan selama tiga bulan, dan kelanjutannya pada tahun 2026 sangat bergantung pada komitmen para guru dalam menjalankan tugasnya.
‎
‎“Ini adalah kesempatan bagi kita semua membuktikan kesungguhan sebagai anak dan orang Papua yang ingin membantu sesama,” katanya.

Oknum Kepala Sekolah dan Operator Sering Manipulasi Data

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyoroti serius berbagai permasalahan yang masih menghambat kemajuan pendidikan di Papua Tengah, terutama manipulasi data pendidikan (data pokok pendidikan/podik) oleh oknum kepala sekolah dan operator demi kepentingan dana BOS.

Gubernur menyampaikan bahwa kebiasaan buruk telah berdampak pada kualitas pendidikan serta memperburuk indeks pembangunan manusia (IPM). Ia menyebut, IPM Papua Tengah di tahun 2024 naik 0,81 poin dari 59,8 menjadi 60,44.

“Tapi ini masih jauh dari angka ideal diatas 70. Kita harus kerja keras, karena naikkan IPM itu tidak semudah kelihatannya,” ujar Gubenur Meki Nawipa.

Ia pun menyoroti rendahnya capaian pendidikan di Papua Tengah. Rata-rata lama sekolah hanya 6,12 tahun dan harapan lama sekolah 9,63 tahun. Hal ini berarti masih banyak warga yang hanya menamatkan bangku pendidikan dasar atau SD.

“Kalau sampai SD saja, lalu tidak lanjut sekolah, berarti ada yang salah dalam pelaksanaan otonomi khusus. Ini juga akibat permainan data oleh kepala sekolah dan operator,” katanya.

Sebagai langkah solutif, Gubernur Meki mendorong penggunaan teknologi seperti GPS untuk memverifikasi data siswa secara langsung hingga ke rumah-rumah, guna menghentikan praktik manipulasi jumlah siswa yang tidak sesuai realita.

“Setiap rumah harus dikasih titik koordinat. Kita cek berapa anak sebenarnya di rumah itu. Ada PAUD sampai seribu siswa, padahal itu tidak masuk akal. Masuk gereja tapi masih bohong, ini harus dilawan,” ujarnya.

Gubernur mengajak para guru dan sarjana yang berasal dari Papua untuk menjadi agen perubahan dan tidak larut dalam sistem yang korup. Ia pun mengajak seluruh peserta kegiatan untuk menjadi cahaya bagi tanah Papua Tengah.

“Terang itu harus dimulai dari pinggiran, dari gunung, dari pesisir, dari rumah, dari diri sendiri. Kita sendiri yang bisa tolong kita punya orang. Tidak ada orang dari luar yang akan datang selamatkan kita,” ujarnya.

Gubernur meminta Dinas Pendidikan agar memfasilitasi perangkat seperti HP atau GPS untuk mendukung pendataan yang transparan dan akurat di lapangan.

“Kalau kamu tidak lawan dan kamu ikut dalam kelompok mereka, kamu berdosa di hadapan Tuhan. Kita harus lawan penipuan ini demi masa depan anak-anak Papua Tengah,” kata Gubernur.

Dengan semangat membara dan nada bicara yang jelas dan tegas, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa reformasi pendidikan di Papua Tengah harus dimulai dari kejujuran, keberanian dan integritas para pendidik serta pemangku kepentingan pendidikan. (*)

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Kebangkitan Spritual dan Sosial di Papua Tengah
Next: Gubernur Papua Tengah hadiri rapat Strategis Pemerataan Pembangunan bersama Menko IPK

Related Stories

IMG_20251021_132731_873
  • Pendidikan

Berangkatkan 317 Mahasiswa, Gubernur Papua Tengah Apresiasi Bupati Elvis Tabuni Atas Program Puncak Cerdas

admin Juni 29, 2026
IMG_20260507_184240
  • Pendidikan

Menanam Masa Depan Papua Tengah, Gubernur Meki: Rp77,851 Miliar Wujudkan Sekolah Gratis 58.920 Siswa

admin Juni 25, 2026
IMG-20260624-WA0164
  • Pendidikan

Investasi Identitas Budaya, Para Siswa SMA‑SMK Ramaikan Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah

admin Juni 25, 2026

Banner Info

Konten Kominfo

Survey pengunjung

Polling Form (#3)

BesucherZaehler.co

You may have missed

IMG-20260707-WA0198
  • Kepegawaian

Gubernur Meki Nawipa: Pensiunan ASN Adalah Aset Berharga Bangsa, PT TASPEN Harus Optimal Layani Hak Mereka

admin Juli 7, 2026
IMG-20260706-WA0192
  • Kesehatan

Dinkes Papua Tengah Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya

admin Juli 6, 2026
IMG_20260706_193949
  • Pembangunan

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan Pengoperasian Rumah Susun ASN DOB di Nabire  

admin Juli 6, 2026
IMG-20260701-WA0067
  • Pembangunan

Terobosan Tata Kelola Anggaran, Gubernur Meki Nawipa Luncurkan SP2D Online dan KKPD

admin Juli 1, 2026
  • Instagram
  • YouTube
  • Tiktok
  • Twitter
Copyright © Papuatengahprov.go.id 2025 All rights reserved. | MoreNews by AF themes.