
NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH menekankan pentingnya peran awak media atau para jurnalis dalam menyampaikan berita yang akurat, terutama dalam pembangunan indeks manusia maupun pembangunan infrastruktur di provinsi yang dipimpinnya.
Gubernur Nawipa mengatakan, setiap wartawan yang selalu menulis berita harus berdasarkan data dan fakta serta cek dan ricek.
“Banyak berita ditulis sembarangan, bahkan bahasa Indonesia pun tidak teratur. Saya harap dengan adanya pelatihan ini, jurnalis Papua Tengah bisa lebih profesional, menulis dengan data, dan bisa dipercaya publik,” kata Gubernur Papua Tengah pada acara SindoNews Journalism Class; Sharpen Your Story di ballroom Kantor Gubernur, Senin, (25/8/2025).
Kegiata ini digelar Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Biro Umum Setda bersama Sindo News Group di kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Papua Tengah selama lima hari, Senin, (25/8) hingga Jumat, (29/8/2025).
Gubernur Meki Nawipa pun mengajak seluruh pihak, termasuk organisasi nasional yang hadir, untuk menjalin kemitraan dalam mendukung pembangunan Papua Tengah ke depan.
“Kalau semua berjalan baik, ini bisa menjadi partnership yang saling menguatkan. Papua Tengah harus maju bersama dengan dukungan semua pihak,” pungkasnya.
Ia juga mengatakan, pembangunan daerah harus berlandaskan iman dan kerja nyata. “Kalau tidak ada Tuhan, kita tidak mungkin ada di sini. Karena itu, kita bersyukur hari ini bisa bersama-sama melihat dan merencanakan masa depan Papua Tengah. Pemerintah daerah ini akan benar-benar ‘take off’ tiga tahun ke depan,” ujar Nawipa.
Menurutnya, pembangunan Papua Tengah berfokus pada tiga indikator utama, yaitu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atau pendapatan masyarakat, serta perbaikan sektor kesehatan.
Ia mengungkapkan, rata-rata lama sekolah di Papua Tengah saat ini hanya 11,95 tahun atau setara dengan jenjang SMP. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kualitas sumber daya manusia dan peluang kerja.
“Banyak orang hanya tamat SMP, sehingga kesadaran pendidikan masih rendah. Padahal tanpa pendidikan, ekonomi juga sulit bertumbuh. Karena itu, selain kuliah, pelatihan keterampilan juga penting agar anak muda bisa menghasilkan penghasilan dan menopang ekonomi keluarganya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gubernur menyoroti pentingnya literasi dan kemampuan menulis bagi masyarakat Papua Tengah. Ia berharap pelatihan menulis dapat mencetak generasi muda yang mampu melawan hoaks serta menyampaikan informasi yang akurat.
“Orang mungkin pintar membaca, tapi menulis itu beda. Dengan pelatihan seperti ini, anak-anak muda bisa menulis berita yang baik, membangun redaksi yang sehat, sekaligus melawan hoaks yang merusak masyarakat,” katanya.
Terkait keamanan, Gubernur menyampaikan bahwa situasi di Papua Tengah relatif kondusif, termasuk di wilayah Puncak dan Intan Jaya.
Menurutnya, isu-isu konflik justru sering dipicu oleh pihak luar yang tidak memahami kondisi lapangan.
“Di Puncak Jaya, di Intan Jaya, di Puncak semua aman. Yang sering bicara soal perang itu justru orang yang tinggal di kota. Jadi kita tidak perlu terus bicara soal konflik, sekarang fokusnya adalah membangun,” ucapnya.
Fokus Lawan Hoaks dan Perkuat Papua Tengah
Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) Sindo News, Adri Susanto, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengembangkan Sindo News Digital sebagai platform informasi yang terverifikasi. Menurut Adri, perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi saat ini menuntut media untuk lebih fokus pada platform digital.
“Pengguna media sekarang lebih banyak mengakses lewat handphone dan media sosial. Karena itu, kami mengembangkan Sindonyus Digital agar bisa menjadi sumber informasi terpercaya di tengah maraknya berita hoaks,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Sindo News di Papua Tengah juga memberikan kesempatan bagi pihaknya untuk melihat langsung perkembangan di provinsi baru tersebut.
“Kami datang dari Jakarta sekitar 13 jam perjalanan. Begitu tiba di Nabire dan Timika, kami melihat infrastruktur yang cukup baik, jalanan halus, dan bandara baru yang representatif. Pembangunan di Papua Tengah benar-benar nyata,” kata Adri.
Dalam kesempatan itu, Adri mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang dinilai mampu mendorong percepatan pembangunan.
“Teman-teman di sini kompak menyebutkan bahwa Papua Tengah memiliki nilai pembangunan yang cepat. Kami berharap di bawah kepemimpinan Pak Meki, Papua Tengah bisa menjadi provinsi unggulan di tanah Papua,” ujarnya.
Adri juga menekankan pentingnya kerja sama antara media dan pemerintah daerah untuk menyajikan informasi yang benar kepada masyarakat. “Kerja sama ini penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak termakan isu negatif. Harapan kami ikatan antara Papua Tengah dan Sindo News semakin kuat,” katanya. (*)